Materi Kelas XII
BAB 1
Perubahan Sosial dan
Dampaknya terhadap kehidupan Masyarakat
A. Perubahan Sosial
dan Sebab Terjadinya Perubahan Sosial
Hakikat dan karakteristik perubahan sosial
Hakikat Perubahan Sosial
Jika kita melakukan kilas balik, 4 tahun yang lalu kita akan menemukan
banyak perubahan yang sudah terjadi, baik yang direncanakan maupun tidak, kecil atau besar serta cepat maupun
lambat.jelas semuanya berubah, tidak ada yang statis, semua telah mengalami
perubahan sesuai dengan tuntutan zaman. Beberapa tahun lalu masih jarang menggunakan
telepon genggam, (HP) dengan fitur canggih yang bisa digunakan untuk akses TV,
internet dan lain lain.
Penggunaan alat tersebut memberikan pengaruh pada cara kita
berkomunikasi dengan orang lain. Kita tidak perlu lagi kewarung telekomunikasi
(wartel) untuk berkomunikasi dengan orang lain ditempat yang jauh. Dengan
telepon genggam, hubungan antar personal tidak lagi dibatasi oleh jarak.
Dari contoh diatas banyak sekali perubahan sosial yang terjadi dalam
suatu masyarakat. Setiap masyarakat pasti mengalami perubahan. Pada dasarnya
perubahan merupakan proses modifikasi struktur social dan pola budaya dalam
suatu masyarakat. Albert O Hirschman mengatakan bahwa kebosanan manusia merupakan
penyebab dari perubahan. Manusia selalu tidak puas dengan apa yang dicapainya.
Manusia merupakan makhluk yang selalu ingin berubah, aktif, kreatif inomatif,
agresif selalu berkembang dan responsif terhadap perubahan yang terjadi dalam
masyarakat.
Pandangan Para
Tokoh tentang Perubahan Sosial
Perubahan sosial memiliki makna yang luas dan mencakup berbagai segi
kehidupan, seperti ekonomi, sosial, dan politik. Karena itu perubahan sosial
budaya yang terjadi dalam suatu masyarakat menyangkut perubahan nilai, pola
perilaku, organisasi sosial, pelapisan sosial
kekuasaan sosial, kekuasaan serta segi kemasyarakatan lainnya. Berikut beberepa pandangan para tokoh tentang
perubahan sosial.
1. Selo Sumardjan
menyatakan bahwa perubahan sosial adalah perubahan pada lembaga lembaaga
kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang memperngaruhi sistem sosialnya,
termasuk nilai-nilai, sikap dan perilaku diantara kelmpok dalam masyarakat.
2. John Lewis Gillin dan John Philip Gillin melihat perubahan sosial sebagai suatu variasi
dari cara-cara hidup yang telah diterima baik karena perubahan kondisi
geografis, kebudayaan material, komposisi penduduk, ideology maupun adanya
difusi atau penemuan-penemuan yang baru dalam masyarakat.
3. George Ritzer menyatakan
peubahan sosial mengacu pada
variasi-variasi hubungan antarvidu, kelompok, organisasi, kultur, dan
masyarakat pada waktu tertentu.
4. William F. Ogburn
menyatakan bahwa perubahan sosial menekankan pada kondisi teknologis yang
menyebabkan terjadinya perubahan pada aspek kehidupan sosial, seperti kemajuan
ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat berpengaruh terhadap pola ikir
masyarakat.
Perubahan sosial dapat pula berupa kemajuan (Progress) atau kemunduran ( regres ). Dalam berupa kemajuan,
perubahan yang terjadi dalam masyarakat mampu menciptaan kemudahan bagi
masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. (lebih baik)
Dalam rupa kemunduran, perubahan yang terjadi dalam
masyarakat pada aspek tertentu membawa pengaruh yang kurang mengutungkan,
misalnya penggunaan tenaga mesin di pedesaan cenderung mengakibatkan nilai
kegotong royogan menjadi luntur bahkan hilang.
Karakteristik
Perubahan Sosial
Perubahan sosial tidak terlepas dari perubahan
kebudayaan. Kingsley Davis mengatakan
bahwa bahwa perubahan social merupakan bagian dari perubahan kebudayaan. Perubahan
dalam kebudayaan mencakup semua bagiannya, yaitu kesenian, ilmu pengetahuan,
teknologi, filsafat bahkan perubahan dalam bentuk serta aturan organisasi sosial.
Contoh telegram menjadi telepon seluler (komunikasi).
Mengapa perubahan sosial melekat pada masyarakat
dengan kebudayaannya? Hal tersebut terjadi karena alasan-alasan berikut.
1.
Menghadapi masalah-masalah baru.
2.
Ketergantungan pada hubungan antarwarga pewaris
kebudayaan.
3.
Lingkungan yang berbah.
Secara umum,
kecenderungan masyarakat untuk berubah sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor
berikut.
1. Rasa tidak puas
terhadap keadaan dan situasi yang ada
2. Timbul keinginan
untuk mengadakan perbaikan
3. Kesadaran akan
adanya kekurangan dalam kebudayaan sendiri, sehingga berusaha untuk mengadakan
perbaikan.
4. Adanya usaha
masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan keperluan, keadaan dan kondisi baru
yang timbul sejalan dengan pertumbuhan masyarakat.
Diambil dari Kun
Maryati/ Juju Suryawati
Buku sosiologi
kurikulum 2013, esis
Comments
Post a Comment